#Ad


Apa yang hangat di “linimasmas” (sebutan whatsapp grup penulis linimasa)?

Soal bayar-membayar-dibayar.

Tentu saja bertalian dengan isu hangat program buzzing dari kebakaran hutan kemarin, merembet soal akun @kupastahu, lalu soal kode etik menurunkan tulisan berbayar dalam artikel linimasa.

Setelah tulisan Agun Selasa kemarin dirilis, pokok bahasan kami masih sama. Bisa gak sih hidup dari #ad #buzz #spon di dunia digital? 

Artikel menarik salah satunya adalah ini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s